Tingginya angka infeksi saluran reproduksi pada kelompok
risiko rendah
Infeksi saluran reproduksi (ISR) adalah masalah
kesehatan masyarakat yang serius tetapi tersembunyi. Berdasarkan
penyebabnya ISR dibagi menjadi: (1) infeksi endogen oleh flora
normal komensal yang berlebihan termasuk didalamnya kandidiasis
dan vaginosis bakterial; (2) penyakit menular seksual (PMS) yaitu
ISR yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan seks dengan
pasangan yang telah terinfeksi termasuk diantaranya trikomoniasis,
gonore, klamidia, sifilis, ulkus mole, HIV/AIDS, kondiloma
akuminata, herpes genital dan lain-lain; serta (3) infeksi
iatrogenik yaitu ISR yang disebabkan oleh prosedur medis.
Kelompok perilaku risiko tinggi adalah pekerja
seksual; kelompok perilaku rentan adalah anak jalanan perempuan,
tenaga kerja Indonesia wanita (TKIW), dan pengungsi; sedangkan
kelompok perilaku risiko rendah adalah ibu-ibu peserta KB, ibu
hamil, dan ibu yang mendatangi klinik kesehatan ibu dan anak
(KIA).
Tabel angka prevalensi ISR hasil dari berbagai
penelitian di Indonesia pada kelompok perilaku risiko rendah
antara tahun 1990-2000
|
ISR |
Angka prevalensi (%) |
|
Kandidiasis |
0-57.4 |
|
Bakterial vaginosis |
9.9-43 |
|
Trikomoniasis |
1.2-15.1 |
|
Gonore |
0-4.3 |
|
Klamidia |
3.6-12 |
|
Sifilis |
0-4.8 |
|
HIV/AIDS |
0 |
|
HPV (human papiloma virus) |
0.3-13.1 |
|
Herpes genital |
0.3-9.9 |
|
Ulkus mole |
0 |
Tabel angka prevalensi ISR hasil dari berbagai
penelitian di Indonesia pada kelompok perilaku risiko tinggi
antara tahun 1990-2000
|
ISR |
Angka prevalensi (%) |
|
Kandidiasis |
11.2-29.8 |
|
Bakterial vaginosis |
30 |
|
Trikomoniasis |
5.0-9.5 |
|
Gonore |
0.5-20 |
|
Klamidia |
8-73.7 |
|
Sifilis |
0.5-10.8 |
|
HIV/AIDS |
0-0.2 |
|
Hepatitis B |
14 |
|
Ulkus mole |
5 |
Dari tabel terlihat bahwa angka prevalensi ISR
endogen pada kelompok risiko rendah relatif tidak berbeda dengan
kelompok risiko tinggi. Bahkan sebuah penelitian pada risiko
rendah justru menemukan angka prevalensi kandidiasis yang sangat
tinggi (57%). Untuk PMS terlihat bahwa angka prevalensi pada
kelompok risiko tinggi memang lebih tinggi daripada kelompok
risiko rendah, kecuali untuk trikomoniasis (15% banding 9,5%).
Sementara angka prevalensi klamidia pada kelompok risiko rendah
juga cukup tinggi (tertinggi 12%). Klamidia memang menempati
urutan tertinggi diantara PMS yang lain, bahkan pada kelompok
resiko tinggi mencapai angka 73,7%.
Kejadian ISR/PMS tidak hanya dimonopoli pekerja
seks, tetapi juga ibu rumah tangga yang selama ini dianggap
sebagai kelompok risiko rendah. Sebuah studi di Jakarta utara
menunjukan 39% perempuan mengalami satu atau lebih ISR dan 14%
mengalami satu jenis atau lebih PMS.
[ Metroseksual ] [ Infeksi Saluran reproduksi ] [ Nyeri Haid ] [ Perbedaan Kedokteran dgn Kesehatan Masyarakat ] [ Kecelakaan Kereta Api & Safety Behavior ] [ Hubungan Kecelakaan Kerja & Menstruasi ] [ Hujan (sebuah perenungan) ] [ Asuransi Syariah ] [ Perkembangan Masa Remaja ] |